Senin, 07 Februari 2011

Mubarak Bajak SMS untuk Sebarkan Pesan


LONDON, KOMPAS.com - Intervensi Pemerintah Mesir terhadap layanan telekomunikasi masih terus berlangsung. Setelah sempat mematikan jaringan internet dan layanan telepon, kali ini Presiden Hosni Mubarak pun menggunakan jaringan telekomunikasi untuk menyebarkan pesan SMS ke semua nomor ponsel di Mesir untuk mendukung pemerintah.
Para pengguna layanan seluler Vodafone di Mesir mengabarkan banyak yang menerima pesan SMS tersebut di tengah bentrokan dua kubu berlangsung di Lapangan Tahrir, Kairo. Foto pesan tersebut dalam huruf Arab beredar di Twitter dan menjadi perbincangan.
Dalam pernyataan persnya, Kamis (3/2/2011), Vodafone mengakui mengirimkan pesan tersebut secara broadcast. Namun, pihak Vodafone tidak mengetahui isi pesan karena semuanya atas permintaan pemerintah dengan alasan Undang-undang Darurat mengatur demikian.
"Pesan tersebut tidak ditulis oleh semua operator jaringan dan kami tidak punya kewenangan untuk memeriksa pesan yang akan dikirim pemerintah," demikian Vodafone. Namun, menanggapi keluhan-keluhan pengguna Vodafone mengeluarkan pernyataan yang intinya menyebut pengiriman pesan semacam itu tidak dapat diterima.
Selain dipaksa mengirim pesan broadcast ke seluruh pelanggannya di Mesir, Vodafone juga menyatakan kalau Pemerintah Mesir sebelumnya juga yang minta layanan telekomunikasi dihentikan. Belakangan pemerintah juga yang minta agar jaringan telekomunikasi diaktifkan kembli dan mengirim SMS broadcast tersebut.

http://tekno.kompas.com/ 

Minggu, 06 Februari 2011

Epson ‘Legalkan’ Printer Infus




JAKARTA, KAMIS – Inilah cara cerdas memerangi tinta palsu dan sistem infus ala Epson. Produsen Jepang itu menghadirkan printer inkjet – single function dan multifungsi – dengan sistem infus. Resmi dan original. Dan khusus untuk pasar Indonesia!

Di bagian sisi Epson L100 (single-function) dan L200 (multifungsi) tertempel sebuah modul plastik. Jika modul itu dibuka dan diposisikan secara horisontal, kamu akan melihat empat wadah tinta terpasang. Nah ke wadah itulah tinta dari botol harus dituang. Empat botol tinta yang masing-masing berkapasitas 70ml, atau enam kali kapasitas cartridge normal, sudah disiapkan Epson. Konfigurasinya biasa: hitam, cyan, magenta,dan kuning.


“Printer ini didesain khusus untuk pasar Indonesia. Ditujukan 40% untuk kalangan korporat dan SOHO (small office home office) dan 60% untuk pengguna rumahan dan pelajar/mahasiswa. Pendek kata mereka yang perlu printer berbiaya murah dan berkualitas bagus, ” tandas Riswin Li (Product Manager, PT Epson Indonesia) dalam acara peluncuran kedua printer tersebut di Jakarta, yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-10 Epson Indonesia (15/10/2010).


Satu botol tinta, urai Riswin, bisa mencetak 4000 lembar dokumen hitam atau 6500 halaman warna. “Harga per botol di luar pajak US$ 5,5. Waktu beli printer, dapat botol hitam, cyan, magenta dan kuning masing-masing satu, dan dua botol hitam tambahan. Total bisa cetak 12.000 lembar hitam-putih.” Jika diterjemahkan dalam ongkos cetak, L100 cuma menghabiskan Rp 13 untuk mencetak dokumen hitam, atau Rp 23 untuk dokumen warna. Murah ya?

Bagaimana dengan garansi? “Satu tahun atau 15.000 halaman cetak, mana yang tercapai duluan. Namun hanya pihak service center bisa melihat jumlah halaman yang sudah dicetak,” kata Siew Jin Kiat (General Manager, Inkjet & Laser Printer, Business Unit Div., Epson Singapore Pte Ltd). Ia menyarankan pemilik L100/200 untuk setidaknya sebulan sekali melakukan pencetakan agar nozzle tidak tersumbat.


Spesifikasi L100 dan L200 nyaris serupa. Kedua printer yang hitam pekat ini sama-sama menawarkan resolusi cetak 5760×1440 dpi dengan kecepatan cetak 27ppm (dokumen hitam-putih) atau 15ppm (dokumen warna). Juga sama-sama dapat digunakan di lingkungan Windows (XP/Vista/7) dengan koneksi USB 2.0.


Bedanya, L200 dilengkapi fasilitas fotokopi dan scan. Untuk memfotokopi satu halaman dokumen hitam-putih, pada moda draft L200 perlu waktu 11 detik. Jika dokumennya berwarna, waktunya menjadi 38 detik. Untuk scan, L200 menawarkan resolusi 600dpi dengan kecepatan 15 ms/line.


Nah jika tertarik, silakan mencari Epson L100 dan L200 yang diproduksi di Filipina ini di pameran komputer IndoComtech yang berlangsung minggu depan. Epson L100 disebutkan berharga US$ 129, sedangkan L200 dijual US$ 169, keduanya sebelum pajak. Untuk tahap pertama, Epson hanya menyediakan 500 unit.

 http://www.tabloidpcplus.com/2010/10/28/epson-%E2%80%98legalkan%E2%80%99-printer-infus/

Kamis, 03 Februari 2011

Antivirus Artav Buatan Anak SMP Bisa Membasmi Virus Ganas

 

 
 
Artav, antivirus buatan seorang anak SMP asal Bandung bernama Arrival Dwi Sentosa ternyata belum dipatenkan. Masalah klise kembali jadi penghadang, yakni soal ketidaktahuan dan minimnya biaya.

"Saya tidak tahu bagaimana mengurus paten.
ayang kalau karyanya malah dibajak," ujar Herman Suherman, ayah Arrival saat ditemui detikINET di kediamannya di Gang Adiwinata No 9, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Artav merupakan antivirus berbasis visual basic. Walau diciptakan oleh bocah umur belasan tahun, tapi antivirus ini cukup tangguh membasmi deretan virus terbaru. Bahkan antivirus ini support 100 persen unicode system.

Selain itu, fitur-fitur yang ada dalam antivirus besutan siswa kelas 2 SMP Negeri 48 Bandung ini juga cukup variatif. Mulai dari Realtime Protection, Anti Hacker, Mail Scanner, USB Protected dan Link Scanner. Bahkan di versi terbarunya 2.4, Artav juga menambahkan fitur Worm Detector dan Rootkit Detector.

Artav antivirus Saat dijajal, Artav mampu membasmi virus anyar yang tengah menjangkiti banyak komputer seperti W32/Sality dan VBS/yuyun. Kecepatan scanning Artav juga cukup lumayan.

Desain tampilan muka yang simpel serta dukungan database virus yang terus diperbarui membuat Artav dinobatkan sebagai antivirus terbaik dari 5 antivirus lokal terbaru.

Jumlah virus yang masuk ke dalam databasenya saat ini sudah hampir 2.000 jenis dengan hampir 500.000 varian. Dalam mengupdate databasenya, Ival rajin berburu virus ke warnet-warnet. Dia harus merelakan uang jajannya yang hanya Rp 30.000 seminggu untuk membayar warnet.

Nah, dengan keterbatasannya itu pun Ival -- panggilan bocah ini -- meminta agar pengguna komputer dapat menghormati kerja kerasnya. Yakni tidak dimanfaatkan untuk aktivitas pembajakan meski hasil karyanya belum dipatenkan.
 

Ponsel Berpanel Surya Paling Efisien Daya

SAMSUNG GT-S7550 atau Blue Earth 
 
Hasil Greenpeace Electronics Survey 2010 menobatkan Samsung GT-S7550 atau Blue Earth sebagai telepon seluler paling ramah lingkungan. Ponsel ini meraih skor 7,03 dari skor maksimum 10 yang bisa diberikan dan mengungguli produk unggulan lainnya.

Salah satu yang menonjol dari ponsel ini adalah efisiensi dayanya. Greenpeace memberikan skor 29,5 untuk efisiensi daya yang berarti hanya 0,5 poin lebih rendah dari skor maksimum. Efisiensi energi didasarkan pada standar Energy Star yang ditetapkan oleh Environmental Protection Agency Amerika Serikat. Semakin besar nilai efisiensi melebihi batas minimum, semakin efisien piranti elektronik.

Samsung Blue Earth juga punya inovasi yang ramah lingkungan dengan adanya panel surya yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi ulang baterai secara langsung. Selain itu, ponsel ini juga dinyatakan bebas material berbahaya, seperti PVC, BFR, dan Phtalate.

Awalnya, ponsel ini hendak dikategorikan sebagai smartphone. Namun, karena tidak memiliki sistem operasi, akhirnya hanya dikategorikan sebagai ponsel biasa. Dengan kelebihannya, ponsel ini mengalahkan Nokia X3-02 dan Motorola A45 Eco.

Meski tidak tergolong smartphone, Samsung Blue Earth juga dilengkapi WiFi dan Google Apps untuk Gmail dan Google Map. Selain itu, ponsel ini bisa juga digunakan sebagai sarana hiburan dengan music player-nya.

Ponsel ini diluncurkan pada ajang Mobile World Congress tahun 2009 di Barcelona. JK Shin, Executive Vice President dan Kepala Divisi Mobile, mengatakan, "Ponsel ini merupakan wujud komitmen kami dalam melindungi lingkungan."

Namun, belum ada kabar apakah produk ini akan masuk ke Indonesia. Sayang memang produk yang ramah lingkungan seperti ini bila tidak menjadi prioritas.

Awas, Vampire Energi Bernama "Standby"

Kamis, 27 Januari 2011 | 20:36 WIB

Coba perhatikan lebih teliti, berapa banyak alat elektronika yang Anda gunakan di rumah saat ini. Apakah masing-masing sudah benar-benar mati setiap kali selesai digunakan. Jangan-jangan, Anda hanya mengubahnya ke mode standby dan tidak benar-benar memutusnya dari aliran listrik.

Kebanyakan alat-alat elektronika di rumah mungkin sebenarnya mengonsumsi energi listrik selama 24 jam penuh meski sangat rendah. Telepon, televisi, home theatre, komputer, printer, modem, microwave, AC, dan alat elektronika rumah tangga lainnya umumnya menyediakan mode standby agar pengguna bisa lebih cepat menyalakan saat dibutuhkan atau merekam memori yang sudah diprogram. Perangkat seperti jam digital, remot kontrol, dan sejenisnya malah wajib punya mode standby.

Perhatikan saja, di mana ada indikator lampu LED warna merah atau hijau pada alat-alat elektronika yang sudah tak digunakan, di situlah listrik masih disedot. Paling kelihatan misalnya adaptor listrik yang dibiarkan di colokan. Jika ditotal dalam setahun, energi yang dihabiskan bisa cukup signifikan lho dan bisa dikatakan sebagai "vampir energi".

Berapa besar potensi kerugian dari konsumsi listrik yang sia-sia ini bisa dihitung dari jumlah alat elektronik yang digunakan, umur alat-alat tersebut, dan lama penggunaannya. Hasil survei Sempra Energy, salah satu perusahaan energi yang masuk dalam daftar Fortune 500, konsumsi listrik dari mode standby ini menghabiskan 5 persen dari total konsumsi listrik rumah tangga di AS. Satu pelanggan seharusnya bisa menghemat 75-100 dollar AS per tahun jika tidak membiarkannya sia-sia.

Survei tersebut memang di AS. Di Indonesia, potensi kerugiannya bisa jadi sama, lebih kecil, atau bahkan lebih besar bergantung faktor-faktor yang memengaruhi. Namun, faktanya sama. Mode standby menghabiskan listrik cukup besar jika dilihat dalam jangka panjang.
Nah, bagaimana agar dompet Anda tak disedot "vampire energi" ini karena harus menanggung biaya energi yang sia-sia ini. Berikut setidaknya empat kiat untuk meminimalkan.

Pertama, kalau memungkinkan gunakan terminal listrik yang dilengkapi saklar on off untuk colokan TV, DVD player, komputer, dan printer bersamaan. Begitu tidak digunakan, matikan saklarnya. Jika salah satu masih digunakan, lainnya bisa dilepas.

Kedua, pilih baterai isi ulang atau charger untuk alat-alat listrik yang menggunakannya dengan model terbaru dan ganti yang sudah lama. Charger lama umumnya membutuhkan pengisian ulang lebih lama untuk hasil penyimpanan lebih sedikit.

Ketiga, jangan lupa lepaskan charger alat-alat elektronik begitu selesai digunakan. Charger umumnya mengonsumsi energi cukup besar meski tak terhubung ke alat elektronik.

Keempat, pilihlah produk-produk elektronik yang telah mendapat label Energy Star. 
Produk-roduk berlabel Energy Star dijamin dengan standar konsumsi saat mode standby paling rendah.

http://tekno.kompas.com/ 

Gigi LED, Bikin Senyum Bercahaya Bak Neon

Pemakai gigi LED (Ist)

Jakarta - Gigi putih dan berjejer rapi bak mutiara tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi yang memilikinya. Tak puas hanya tersenyum memamerkan gigi cemerlang? Ada teknologi unik yang akan membuat senyuman makin kinclong!

Dikutip detikINET dari Daily Mail, Rabu (2/2/2011), teknologi ini berasal dari Jepang dan dinamakan gigi LED (Light Emitting Diode). Pemakaiannya menyerupai kawat gigi dengan tambahan LED yang disisipkan. Pada saat pemakainya tersenyum, gigi akan mengeluarkan cahaya seperti lampu neon.

Ya, negeri sakura memang dikenal dengan berbagai keunikan teknologinya. Di negara lain mungkin akan agak janggal dan lucu melihat orang memakainya. Tapi di Jepang, gigi LED saat ini tengah menjadi tren baru terutama di kalangan remaja. Tak heran pemandangan orang dengan senyum menyala --terutama di malam hari-- sudah tak asing lagi. 

Gigi LED ini juga bisa diatur melalui perangkat wireless untuk mengubah-ubah warna cahayanya. Dengan demikian, senyuman si pemakai bisa tampak berwarna-warni mulai dari warna hijau hingga ungu, atau terlihat berkedap-kedip. Wow!
Produk ini kebanyakan dipakai oleh para siswi sekolah. Mereka menyebut tren ini sebagai 'party in your mouth'. Nah, apakah Anda tertarik menggunakannya juga?
  

http://www.detikinet.com/ 

8 Alasan OS Android Kuasai Dunia


Jakarta - Sistem operasi Android baru saja menjungkalkan Symbian, sebagai OS mobile terpopuler di dunia. Ini adalah tonggak yang penting bagi Google dan memberikan sinyal bahwa Android memang akan mendominasi ranah ponsel sejagat.

Kira-kira, apa sebabnya Android bisa melesat dan menguasai pasar smartphone dengan cepat? Berikut ada delapan alasannya, seperti dikutip detikINET dari eWeek, Kamis (3/2/2011):

1. Setiap Versi Bertambah Baik
Dengan upgrade rutin yang dilakukan, setiap versi Android dijamin semakin baik performa maupun fiturnya. Versi terbaru yakni Android 3.0 atau Honeycomb menjanjikan penambahan kualitas yang signifikan.

2. Smartphone Android Memang Bagus
Kesuksesan Android tidak lepas dari smartphone pengusung OS ini, yang memiliki bermacam fitur bagus. Sebut saja Droid X, Galaxy S sampai HTC Evo memiliki banyak kelebihan sehingga konsumen tertarik membelinya.

3. Membiarkan RIM Terlena
Pada awalnya, Google seakan terkesan membiarkan BlackBerry dari RIM menguasai pasar enterprise. Penjualan Android lebih terfokus pada konsumen umum. Namun setelah sukses di pasar consumer, kini Android mulai membidik pebisnis dan makin banyak kalangan korporat memakai Android ketimbang BlackBerry.

4. Dengan Sedikit Model, Apple Tidak Dapat Melawan Android
Dengan hanya memasarkan iPhone 3GS dan iPhone 4, Apple semakin kelabakan melawan Android. Lusinan smartphone Android bukanlah lawan yang sebanding meski iPhone sebenarnya masih sangat laris.

5. Penurunan Pangsa Pasar Microsoft
Peruntungan Microsoft di ranah OS mobile kurang baik belakangan ini. Peluncuran Windows Phone 7 dinilai terlambat dan pangsa pasar mereka menurun. Hal ini memberi celah bagi Android meraih semakin banyak kue pasar smartphone.

6. Nokia Sempoyongan
Dari yang semula sangat dominan menguasai arena smartphone, Nokia kini mulai sempoyongan. Salah satu alasannya, OS Symbian yang kukuh mereka pakai dianggap ketinggalan zaman dibandingkan Android. Jadilah konsumen mulai banyak melirik OS robot hijau.

7. Dukungan Vendor Kelas Atas
Dukungan penuh vendor kelas atas amat membantu melonjakkan popularitas Android. Bahkan mungkin tanpa dukungan nama-nama seperti Samsung, Motorola dan HTC yang menyajikan ponsel berkelas, Android tidak bakal sesukses sekarang.

8. Keampuhan Merek Google
Reputasi merek Google yang hebat membuat para konsumen tidak meragukan Android. Mereka sepertinya memercayai Android akan memberikan sebuah pengalaman memakai smartphone yang bisa mereka nikmati.



http://www.detikinet.com/

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes