Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Pendidikan Nano Menghasilkan Produk Inovatif



Teman yang baru pulang dari Korea Selatan menyatakan kekagumannya terhadap bola lampu penerangan jalan di Seoul yang memiliki masa pakai lima belas tahun, bahkan bisa mencapai dua puluh tahun. Bola lampu itu merupakan model produk teknologi nano Korea Selatan yang dirasakan manfaatnya oleh masyrakatnya.
Isu itu menjadi kajian penting apabila kita kembangkan  dalam masalah bagaimana lembaga pendidikan dapat menghasilan manusia yang inovatif yang dapat menghasilkan bola lampu yang tahan dipakai dua puluh tahun?
Isu pendidikan nano begitu populer di negara-negara industri saat ini. Pendidikan nano memiliki tujuan utama meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang etika, sosial, dan seputar disain teknologi untuk menghasilkan produk inovatif. Produk inovatif mereka kembangkan melalui kegiatan pembelajaran, kolaobarasi siswa yang dikuatkan dengan riset di labolatorium. Kegiatan belajar berproses untuk menerapkan ilmu pengetahuan, berkarya, dan menghasilkan produk nyata yang inovatif.
Dalam  proses belajar siswa mendapakan pengetahuan tentang apa produk inovatif, bagaimana menghasilkan produk inovatif, bagaimana mengembangkan pasar dalam merespon kebutuhan nyata masyarakat, dan bagaimana meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.
Sejak beberap tahun 2006 di Universitas Arizona beberap kelompok mahasiswa dididik untuk menginvestigasi potensi nano teknologi dari berbagai disipin ilmu dan mengembangkan disain produk yang berkaitan dengan pemecahan masalah energi energi terbarukan, air bersih,  limbah padat dan kesehatan.
Pendidikan nano berkaitan dengan menyiapkan orang-orang terdidik untuk mengembangkan pasar yang berkaitan dengan inovasi produk teknologi. Handphone yang sekarang menjamur dipasar Indonesia, merupakan produk rancang bangun beberapa waktu yang telah berlalu. Untuk memproduksi dan mengembangkan pasar memerlukan orang-orang terdidik. Oleh karena itu lembaga pendidikan bekerja sama dengan lembaga industri menyiapkan orang-orang terlatih dalam mengembangkan inovasi sebelum produk dipasarkan.
Mobil Esemka Solo Jawa Tengah, laptop produk SMK Bandung dan Banjar Jawa Barat yang akhir-akhir ini populer dipublikasikan merupakan langkah maju dalam semangat pendidikan yang menghasilkan produk inovatif untuk memenuhi kebutuhan nyata masyarakat.  Dalam konteks inovasi produk Sekolah Menengah Kejuruan Indonesia, merupakan model produk pendidikan nano yang tepat. Sekali pun perlu kita lihat bedanya bahwa di Indonesia dapat menghasilkan inovasi yang telah ada di pasar, sedangkan di negara maju para siswa mengembangkan produk inovatif yang belum ada di pasar.
Yang perlu dikembangkan jauh sebelum pelaksanaan pendidikan nano adalah kurikulum dan tenaga pengajarnya. Penyiapan kurikulum seperti di Amerika, mereka kembangkan untuk menghasilkan produk belajar yang inovatif dengan dukungan kompetensi bidang teknologi mutahir  yang terintegrasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Kurikulum yang dikembangkan menjadi sejumlah rencana dan pengaturan peserta didik untuk mengeksplorasi potensi teknologi nano dalam mengembangkan produk baru yang inovatif. Proses pengembangan seperti ini, juga dilakukan oleh para ahli Eropa. Mereka melakukan langkah-langkah kompetitif. Para pendidik mempersiapkan model latihan utnuk mempersiapkan mahasiswa dalam bidang fisika, kimia, biologi dalam spesifikasi nano teknologi. Di sini mereka diskusikan pula kurikulum pendidikan nano serta tentu saja dengan dukungan aplikasi metode e learning.
Pendidikan nano di perguruan tinggi yang berhasil memicu percepatan inovasi sehingga semakin banyak hal baru ditemukan. Pembanaruan ini  telah berdampak pada model pembelajaran di sekolah menengah dan dasar. Efektifivitas belajar harus mendorong siswa meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan mampu menerapkan dalam berbagai produk inovatif yang diperlukan dalam kehidupan.
Produk belajar yang inovatif bagi siswa dalam pendidikan menengah, tentu saja bukan hanya mampu mendisain mobil atau merakit komputer. Disain inovatif bisa dalam produk apa pun, termasuk dalam unjuk olah pikir dan olah rasa. Itulah sebabnya pendidikan China saat ini menerapkan slogan, tak ada hari tanpa inovasi. Kelompok belajar pada tiap saat adalah kelompok yang tak pernah berhenti berpikir untuk menghasilkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya sesuatu yang lebih inovatif.
Dari pendekatan pendidikan seperti ini, terbukti telah melahirkan sumber daya yang dinamis dan beradaptasi untuk mencari solusi memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus tumbuh dan berubah.

  • http://www.aspbs.com/jne/
  • http://www.andrew.cmu.edu/org/nanotechnology-forum/Forum_2/Korea_talks/Chang%20Kim%20Talk.pdf
  • http://iopscience.iop.org/1742-6596/100/3/032001
  • http://nanogloss.com/nanotechnology/the-potential-disadvantages-of-nanotechnology/#axzz1kSYFHDhS




Kamis, 06 Oktober 2011

10 Kalimat Inspiratif Sang Jenius





Jakarta - Sosok legendaris di ranah teknologi, Steve Jobs, telah meninggal dunia di usianya yang ke-56. Akan tetapi, jejak kesuksesannya tidak akan pernah dilupakan.

Kesuksesan yang ia raih bersama Apple ini tidak luput dari cara Jobs memandang kehidupan serta bisnis yang ia jalani. Ia pun sering berbagi kalimat penuh inspirasi. Berikut beberapa di antaranya:

"Sangat sulit membuat desain sebuah produk. Kerap kali orang-orang tidak mengetahui apa yang mereka inginkan, sampai kita menunjukkannya pada mereka".(BussinessWeek, 1998).

"Ini adalah salah satu mantra saya - fokus dan kesederhanaan. Kamu harus berkerja lebih keras untuk menjernihkan pikiran dan menghasilkan kesederhanaan. Pada akhirnya hal ini akan setimpal. Saat kamu tiba di sana, kamu bisa memindahkan gunung". (BusinessWeek, 1998).

"Menjadi orang terkaya di pemakaman tidak berarti bagi saya...Pergi ke tempat tidur dan mengatakan bahwa kami telah melakukan sesuatu yang luar biasa...Itulah yang berarti bagi saya". (The Wall Street Journal, 1993).

"Saya akan selalu terhubung dengan Apple. Mungkin ada saat-saat atau tahun-tahun di mana saya tidak di sini, namun saya akan selalu kembali". (Playboy, 1985).

"Kami tidak pernah khawatir terhadap angka-angka. Apple selalu mencoba berfokus pada produk karena sebuah produk benar-benar akan membuat perbedaan". (Playboy, 1985).

"Kamu harus memiliki keyakinan terhadap sesuatu - keinginan, takdir, hidup, karma, apapun itu". (Stanford commencement speech, 2005).

"Pekerjaanmu akan menjadi bagian penting dari kehidupanmu. Satu-satunya cara untuk mencapai kepuasan adalah dengan percaya bahwa apa yang kamu kerjakan adalah pekerjaan yang hebat. Cintai apa yang kamu kerjakan. Jika kamu belum menemukannya, tetaplah cari. Jangan berhenti". (Stanford commencement speech, 2005).

"Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Meski mereka yang ingin pergi ke surga, tidak ingin mati. Namun kematian adalah tujuan kita bersama, tidak ada yang bisa lolos darinya. Kematian adalah penemuan terbaik dalam kehidupan. Ia membersihkan yang lama dan membuat jalan untuk yang baru. Sekarang yang baru adalah kamu, namun suatu saat nanti kamu akan menjadi tua dan 'dibersihkan'. Maaf terlalu dramatik, namun ini benar". (Stanfordcommencement speech, 2005).

"Panutan saya untuk bisnis adalah The Beatles. Mereka saling mengimbangi satu sama lain. Beginilah cara saya memandang suatu bisnis, bisnis yang hebat bukan dilakukan oleh satu orang, melainkan oleh tim". (Interview with 60 Minutes, 2003).

"Jika kamu melakukan sesuatu yang bagus, maka selanjutnya kamu harus melakukan hal lain yang luar biasa. Jangan tinggal terlalu lama, pikirkan apa yang harus kamu buat selanjutnya".(NBC Nightly News, May 2006).





http://www.detikinet.com/

Jumat, 16 September 2011

Ibu yang sepuluh anaknya jadi dokter





Nafisah Ahmad Zen Shahab, Ibu yang Sepuluh Anaknya Jadi Dokter
Berkat Provokasi si Sulung Setiap Mudik Lebaran

Nafisah Ahmad Shahab barangkali bisa disebut sebagai supermom. Di antara 12 anak hasil pernikahannya dengan almarhum Alwi Idrus Shahab, sepuluh orang menjadi dokter. Di antara sepuluh dokter itu, tujuh orang bertitel spesialis.

SPESIALISASI tujuh anak Nafisah itu pun tidak ecek-ecek. Si sulung, Dr dr Idrus Alwi SpPD KKV FECS FACC, meraih spesialisasi di bidang kardiovaskular. Anak pertama itu juga menjadi satu-satunya yang meraih gelar doktor di antara sepuluh dokter bersaudara itu. Kemudian, drg Farida Alwi menekuni bidang spesialisasi gigi; dr Shahabiyah MMR menjadi Dirut RSU Islam Harapan Anda di Tegal; dr Muhammad Syafiq SpPD, spesialis penyakit dalam; dr Suraiyah SpA (spesialisasi anak); dr Nouval Shahab SpU, spesialis urologi dan sedang menempuh pendidikan untuk gelar PhD di Jepang; dan dr Isa An Nagib SpOT mengambil bidang spesialisasi ortopedi.

Sementara tiga putra Nafisah yang lain masih bergelar dokter umum. Mereka adalah dr Fatinah yang menjabat wakil direktur RS Ibu dan Anak Permata Hati Balikpapan; dr Zen Firhan, dokter umum di Balai Pengobatan Depok Medical Service dan Sawangan Medical Center; dan dr Nur Dalilah, dokter umum di RS Permata Cibubur.

Dua anak Nafisah yang tidak berprofesi sebagai dokter adalah Durah Kamilia (anak keempat) dan Zainab (anak ketujuh). Durah menekuni bidang desain, sedangkan Zainab menggeluti bidang kimia. Dia sedang menempuh pendidikan S-2 kimia di Universitas Padjadjaran, Bandung.

''Dulu sih sebenarnya mau kuliah dokter juga. Tapi, pas ujian masuk lagi sakit, jadi keterima di pilihan kedua di jurusan kimia,'' kata Zainab saat ditemui Jawa Pos bersama Nafisah dan Isa An Nagib (anak kesembilan) di kediaman si sulung di Puri Sri Wedari, Cibubur, Depok, Jawa Barat, kemarin (23/4).

Sebenarnya keluarga Nafisah bukan keluarga dokter. Pendidikan Nafisah dan Alwi Idrus juga tidak tinggi-tinggi amat. Nafisah hanya lulusan SMA, sedangkan Alwi bertitel sarjana muda jurusan ekonomi. Mereka bekerja sebagai pedagang. Tapi, pasangan itu mampu mendidik anak-anaknya menjadi orang-orang hebat.

Berkat prestasi langka itu, Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) mengganjar keluarga asal Palembang, Sumatera Selatan, tersebut dengan gelar Profesi Dokter Terbanyak dalam Satu Keluarga.

Bagaimana mendidik sepuluh anak menjadi dokter? Menurut Nafisah, semua itu berkat didikan keras almarhum suaminya, Alwi Idrus Shahab. Awalnya keluarga tersebut adalah keluarga saudagar. Mereka memiliki toko di kawasan kota Palembang yang menyediakan kain dan batik. Grosir bisa, eceran oke.

Dagangan kain dan batik itu cukup sukses. Namun, Alwi tidak pernah mendidik anak-anaknya mengikuti jejak orang tua menjadi saudagar. Dia menginginkan semua anaknya menempuh pendidikan yang lebih tinggi daripada dirinya. Keinginan itu muncul, kata Isa An Nagib, karena pengalaman pribadi sang ayah.

Alwi yang lulusan sarjana muda jurusan ekonomi itu merupakan anak lelaki yang paling tua. Dia mengemban beban berat untuk membantu adik-adiknya. Keinginan menempuh pendidikan yang lebih tinggi tak kesampaian karena dirinya harus bekerja keras. ''Beliau tak ingin itu terjadi kepada anak-anaknya,'' katanya.

Karena itu, Alwi mendidik semua anaknya untuk belajar keras. Semua fasilitas yang berhubungan dengan pendidikan dia penuhi. Mulai buku hingga peralatan sekolah. ''Abah itu dulu, anak-anak pagi minta, sore sudah ada,'' kata Isa mengenang almarhum sang ayah yang meninggal pada 1996 itu.

Ide untuk ramai-ramai kuliah di kedokteran datang dari si sulung, Idrus Alwi. Dia adalah orang pertama dalam keluarga yang kuliah di kedokteran. Saat itu dia kuliah di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) Jakarta. Tiap mudik Lebaran, Idrus bercerita panjang lebar tentang asyiknya kuliah di kedokteran kepada saudara-saudaranya. Mereka pun tergiur. Sejak saat itu target utama adik-adik Idrus setelah lulus sekolah hanya satu: kuliah kedokteran. ''Kampusnya boleh di mana saja. Pokoknya negeri. Soalnya, kuliah dokter kan mahal,'' ujar Isa.

Gayung bersambut. Keinginan itu diamini oleh Alwi. Apalagi, profesi dokter merupakan jasa yang selalu dibutuhkan masyarakat. Lulusan fakultas kedokteran tak bakal nganggur.

Menurut Nafisah, membesarkan 12 anak susah-susah gampang. Disiplin harus ketat. Suaminya, Alwi, kata Nafisah, memberlakukan aturan bahwa seluruh anak harus pulang setiap Magrib. Apa pun alasannya, tidak ada yang boleh keluar rumah bablas hingga Isya. ''Kecuali ada undangan yang benar-benar nggak bisa ditunda,'' kata Nafisah.

Aturan itu cukup efektif. Seluruh anaknya menurut. Kalaupun ada acara dengan teman-temannya, pasti mereka pulang dulu menjelang Magrib. Dengan cara itu, kata Nafisah, me-manage 12 anak jadi gampang. Setelah Magrib, mereka juga tidak boleh langsung terus bablas hingga malam. Mereka harus mengaji dan baca-baca buku pelajaran di rumah walau sebentar. ''Lagi pula, kalau ada kondangan atau acara, kan pasti setelah Isya. Nggak mungkin habis Magrib langsung pergi,'' ujarnya.

Selain itu, keluarga besar tersebut juga sering meluangkan waktu untuk jalan bareng. Setiap Sabtu dan Minggu, toko keluarga Alwi hanya buka separo hari. Sisa waktu lainnya digunakan untuk berjalan-jalan ke taman atau kolam renang di sekitar Kota Palembang. ''Pokoknya ngikutin kemauan anak,'' kata Nafisah.

Kini, 12 bersaudara itu tidak lagi ber-home base di Palembang seperti dulu. ''Markas'' keluarga Shahab itu kini di perumahan Puri Sri Wedari, Cibubur, Depok, Jawa Barat. Di rumah si sulung. Kebanyakan di antara mereka pun bertempat tinggal di kawasan pinggiran Jakarta itu. Paling tidak, ada enam anak Nafisah yang tinggal di sekitar Depok. Beberapa di antara mereka kompak ikut praktik di Rumah Sakit Permata Cibubur.

Soal rumah sakit itu, si sulung juga yang jadi perintisnya. Pada 2003, bersama sejumlah kolega dokternya, Idrus mendirikan RS tersebut. Saat itu, kata Isa, daerah Cibubur masih sepi. Rumah sakit itu bahkan menjadi rumah sakit pertama di daerah tersebut. Alhasil, beberapa saudara Idrus yang lulus sekolah dokter pun diajak praktik di sana sekaligus tinggal di sana. ''Lagi-lagi, kakak pertama yang mengawali,'' ungkapnya.

Nafisah menuturkan, memiliki sepuluh anak dokter tidak selalu mendapat pujian orang. Malah ada yang mencibir. Apalagi kalau anak perempuan yang jadi dokter. ''Buat apa sekolah lama-lama. Nanti tua, jodohnya sulit,'' kata Nafisah menirukan komentar orang-orang.

Tapi, Nafisah percaya bahwa jodoh akan ikut dengan aktivitas anak. Perjalanan studi dokter yang panjang membuat mereka bertemu banyak orang. Karena itu, mitos itu tidak membuat dia ragu mendorong anak-anaknya menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

Kata Nafisah, upaya menyekolahkan anaknya itu sempat mendapat cobaan ketika sang kepala keluarga meninggal dunia pada 1996. Saat itu, empat anaknya masih sekolah. Dua orang di kelas 3 SMA, satu orang di kelas 2 SMA. Sejumlah anak belum lulus kuliah.

Nafisah sempat sedikit terguncang dengan meninggalnya Alwi. Dia melupakan guncangan jiwanya itu dengan bekerja di toko. ''Saat sibuk di toko nggak ingat, tapi pulang di rumah ingat lagi. Sedih rasanya,'' kata nenek 30 cucu itu. Selama dua tahun, perasaan itu terus dia alami.

Namun, perempuan kelahiran 1 Agustus 1946 itu tak menyerah. Dengan toko dan warisan suami, pendidikan 12 anaknya terus diperjuangkan. Beberapa anak yang sudah mentas dan bekerja ikut membantu ongkos sekolah dan kuliah. Beban itu, kata Nafisah, tidak terlalu berat. Sebab, toko mereka juga masih laris. ''Tapi, tanah dan aset abah dijual semua untuk membiayai anak-anak sekolah,'' ungkap Isa.

Sepuluh tahun setelah sang suami meninggal, Nafisah berhasil mengatar lulus anak-anaknya. Mereka juga sudah mandiri dan berkeluarga. Sejak saat itu, anak-anak melarang Nafisah sibuk di toko. Mereka lantas memboyong Nafisah ke Cibubur agar dekat dengan anak-anak dan cucu-cucunya.

Kini saat ada waktu luang, anak dan cucunya mengajak dia pelesir ke luar negeri.''Pokoknya keliling ke mana-mana, sampai lupa negaranya,'' kata Nafisah. Hari ini Nafisah berencana mengunjungi Nouval Shahab, anaknya yang sedang mengejar gelar PhD di Jepang. ''Visanya baru keluar hari ini (kemarin), besok (hari ini) langsung berangkat,'' katanya. (*/c1/ari)







sumber : http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=130121

Rabu, 27 Juli 2011

Motivasi : Kisah Orang Terbodoh Di Dunia Dengan Uang Rp. 500

Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.

Tukang cukur berkata, "Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia"

"Apa iya?" jawab pengusaha

Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu menyuruh Bejo memilih,
"Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!"

Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp. 500.

Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata,
"Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yang nilainya paling kecil."

Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan
pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang

dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu bertanya, "Bejo, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp. 1000 dan Rp.

500, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp. 500, kenapa tak ambil yang Rp. 1000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp. 500?"

Bejo pun berkata, "Saya tidak akan dapat lagi Rp. 500 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang seribu. Kalau saya ambil yang Rp. 1000, berarti permainannya akan selesai..."

YANG PALING PENTING !


Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain




sumber : http://www.kaskus.us/

Kata-Kata Bijak, Motivasi dan Renungan




  • Diberkahilah orang-orang yang memberi tanpa mengingat dan menerima tanpa lupa.

  • Masa depan anda tergantung pada banyak hal, tapi kebanyakan tergantung pada anda.

  • Orang bijak tidak berharap menemukan kehidupan berharga. Mereka membuat kehidupan berharga.

  • Masa depan adalah milik orang yang tahu cara menunggu.

  • Terimalah kekalahan anda dengan kepala tegak dan mata terbuka,dengan keanggunan bukan dengan kecengengan anak kecil.

  • Selalu pilih jalan yang tampak paling baik sesulit dan sekeras apapun jalan itu.kebiasaan akan membuat semuanya jadi mudah dan ramah.

  • Kebaikan adalah bahasa yang dapat didengar orang tuli dan bisa dipahami orang bodoh.

  • Bicara manis tak akan menyakiti lidah.

  • Hanya ada satu sudut di alam semesta yang dapat anda perbaiki dan itu adalah diri anda sendiri.

  • Dimana tak ada kebenaran disitu tak ada kebaikan.

  • Orang yang memerangi api dengan api biasanya berakhir menjadi abu.

  • Hal yang paling sulit dalam hidup ini adalah memahami diri anda sendiri.

  • Dimana ada harapan, impian akan menjadi kenyataan.

  • Jika anda tak mau di kritik, jangan lakukan apa-apa, jangan katakan apa-apa, dan jangan menjadi apa-apa.

  • Kesalahan kemarin adalah kebijakan hari esok.

  • Kita semua adalah lilin yang menerangi hati satu sama lain.

  • Kedamaian akan ada di dunia jika kekuatan cinta mengalahkan cinta kekuatan.

  • Memaafkan adalah pelajaran yang paling sulit, dan paling tinggi dari semua pelajaran moral.

  • Lebih mudah memaafkan musuh daripada memaafkan teman.

  • Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.

  • Kesalahan bukanlah kegagalan tetapi bukti bahwa seseorang telah melakukan sesuatu.

  • Pengalaman adalah guru terbaik.

  • Pengalaman bukan apa yang terjadi pada anda, tapi apa yang anda lakukan terhadap apa yang terjadi pada anda.

  • Tindakan bukanlah berasal dari pemikiran, tapi dari kesediaan untuk memikul tanggung jawab.

  • Membicarakan kejelekan orang lain adalah sebuah cara tak jujur memuji diri sendiri.

  • Orang tak pernah mencicipi pahit tak akan tahu apa itu manis.

  • Jika anda menderita, bersyukurlah kepada tuhan karena itulah pertanda anda masih hidup.

  • Tiada kegagalan atau kesalahan yang lebih buruk selain berhenti dan tidak mencoba lagi.



Sumber : http://www.kaskus.us/

Senin, 11 Juli 2011

Bacalah Tulisan ini 60 Detik Saja Mungkin Bisa Mengubah Hidup Agan 10 TAHUN Kedepan

Catatan seorang penulis buku ini bisa menjadi pelajaran yang berharga:

"Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini, lalu aku putuskan untuk mengubah negaraku saja. Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negaraku, aku mulai berusaha mengubah kotaku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kotaku. Maka aku mulai mengubah keluargaku. Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah keluargaku. Aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri.

Tiba-tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada akhirnya aku akan mengubah negaraku dan aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini."

Tidak ada yang bisa kita ubah sebelum kita mengubah diri sendiri. Tak bisa kita mengubah diri sendiri sebelum mengenal diri sendiri. Takkan kenal pada diri sendiri sebelum mampu menerima diri ini apa adanya.


Sumber: Buku prepare u'r success Membangun Fondasi Kesuksesan Karier Sejak Bangku Kuliah (Ryan Sugiarto & Prof. Djamaludin Ancok, Phd.)

Sabtu, 09 Juli 2011

15 kata "JANGAN" yang harus dihindari



15 kata "Jangan" yg perlu dihindari :
Harap d baca !
Penting !!

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan...

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, †âÞi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

13. Jangan menunggu untuk diberi, tetapi memberilah maka kamu akan diberi

14. Jangan menunggu dihargai, tetapi hargailah orang lain maka kamu pasti akan dihargai

15. Jangan menunggu dihormati orang lain, tetapi hormatilah orang lain maka kamu akan dihormati

Dan...Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan hal ini kepada semua orang yang anda kenal...

Pepatah Motifasi Hidup


langsung aj ke TKP gan

Spoiler for Cekibrot:

Quote:
1. Hidup penuh pilihan, tapi tak berarti kamu harus memilih yg aman. Jika tak berani mengambil resiko, kamu tak akan jadi lebih baik. 

2. Jangan pernah menanyakan pendapat orang lain jika kemudian kamu membencinya karena berkata jujur tentang dirimu.

3. Suatu hubungan yg baik tak terjadi begitu saja. Dibutuhkan waktu, kesabaran, dan dua orang yg percaya mereka ingin bersama.

4. Jangan biarkan cintamu dalam ketakutan, percayalah bahwa akhirnya kamu dan dia akan hidup bersama. Saling percaya dan setia.

5. Terkadang kata yg perlu kamu dengar adalah Jangan Menyerah!

6. Jangan berubah hanya karena ingin dicintai seseorang. Jadilah dirimu sendiri dan seseorang akan mencintai kamu apa adanya.

7. Ketika kamu merasa orang-orang membencimu tanpa alasan yg jelas, ingatlah, Tuhan mencintaimu tanpa syarat.

8. Percayalah bahwa perasaan cinta hadir untuk dinikmati, bukan untuk menyakiti atau bahkan menghancurkan.

9. Kehidupan memerlukan pengorbanan untuk mencapai apa yg kita inginkan. Walau terkadang pahit-jadikanlah itu bagian perjuanganmu

10. Terkadang hal yg bisa kamu lakukan adalah bertahan, tak peduli bagaimana sakitnya, karena akan lebih sakit jika kamu kehilangannya.

11. Tak perlu menemukan seseorang yg sempurna tuk hidupmu, temukan seseorang yg menyadari betapa beruntungnya mereka memiliki kamu.

12. Lebih baik kehilangan ego kamu tuk orang yg kamu cintai, daripada kehilangan orang yg kamu cintai karena ego kamu.

13. Hidup ini memang banyak pilihan, namun kamu tak harus memilih apa yg terlihat terbaik. Pilihlah yg membuatmu bahagia. 

14.Jika kamu mencintai seseorang, cintai dia apa adanya. Jangan berharap dia tuk sempurna, karena manusia pasti melakukan salah.

15. Tak ada yg lebih kuat dari cinta sejati. Kamu harus percaya tuk saling memahami, dan kamu harus memahami tuk saling percaya.

16. Ketika kepercayaan telah diberikan kepadamu, jagalah! Karena jika dirusak, sulit untuk bisa mendapatkannya kembali. 

17. Kamu jatuh cinta bukan karena tatapan mata, namun permintaan hati. Karena cinta dari hati, yg tak sempurna akan jadi sempurna.

18. Hidup ini penuh pilihan. Segala sesuatu yg kamu lakukan dan yg kamu miliki adalah keputusan yg telak kamu pilih

19. Hanya karena semua orang tak sependapat denganmu, bukan berarti kamu salah. Kadang 
mereka tak bisa terima kenyataan kamu benar

20. Cinta sejati tak datang begitu saja. Banyak proses yg dilalui. Dia akan terus tumbuh seiring derita, nangis,dan tawa bersama.

21. Jika Tuhan belum menjawab doamu, bersabarlah. Jangan biarkan seorangpun membuatmu mengeluh hingga kamu lupa Tuhan itu ada!

22. Tuhan selalu memberikan apa yg kamu butuhkan, bukan yg kamu inginkan. Masalah yg datang hanya proses pendewasaan diri.

23. Masalah adalah hal yang biasa, namun tak peduli apapun masalahmu, percayalah, kamu tak sendiri karena Tuhan selalu bersamamu

24. Ketika kamu menaruh harapanmu kepada Tuhan, kamu tak akan pernah dikecewakan. Yakin dan percayalah padaNya.

25. Tuhan punya rencana tersendiri tuk setiap orang. Tuhan telah berikan segala yg dibutuhkan tuk meraih impianmu. Pergunakanlah.

26. Orang yang mengatakan bahwa berubah itu sulit adalah orang yang sedang mempertahankan keadaan yang sekarang sedang dikeluhkannya

27. Ketika kehidupan tidak kamu jalani dengan penuh kesungguhan, maka kamu akan menjalaninya dengan penuh kelemahan.

28. Jangan pernah menyesal apa yang telah kamu lakukan dengan cinta yang tulus. Sesuatu yang lahir dari hati tak akan pernah hilang. 

29. Jangan membiasakan diri tuk meragukan kata hatimu. Materi tak akan mampu membelinya, karena apa yg datang dari hati selalu tulus. 

30. Ketika keraguan mengusik keyakinan, yakinkan hatimu untuk tetap meyakini keputusan yang telah kamu buat. 

31. Jangan berusaha jadi orang lain. Kamu terlahir karena sebuah alasan. Maksimalkan diri tuk capai kebahagiaanmu sendiri.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes