Kamis, 16 Februari 2012

Lama Tenggelam, Friendster Berubah Total



Jakarta - Sebelum Anda mengenal Facebook, pasti lebih dulu tahu atau bahkan tergila-gila dengan Friendster. Ya, Friendster pernah sangat booming di Indonesia. Kira-kira di kisaran tahun 2000-an sampai akhirnya tenggelam dengan hadirnya Facebook.

Bisa dikatakan, awal mula orang Indonesia mulai mengenal dunia jejaring sosial adalah melalui Friendster. Dulu istilah 'testi' alias 'testimonial' dari Friendster begitu melekat di kepala penguna internet.

Penggunanya mulai dari usia sekolah hingga dewasa. Hanya saja keadaannya kini berbeda. Banyak yang dulu pengguna aktif namun memutuskan untuk menutup akun Friendsternya, setelah banyak aktif di Facebook.

Sampai akhirnya Friendster dibeli oleh perusahaan Malaysia. Namun tetap saja, masih belum dapat mengembalikan kejayaannya.

Setelah akhirnya Friendster mati tenggelam, karena hadirnya Facebook, Twitter dan beberapa jejaring sosial lainnya, sekarang pemilik baru Friendster mencoba bangkit kembali. Tetapi dengan sesuatu yang berbeda.

Kini, Friendster bertransformasi dari jejaring sosial menjadi social gaming. Berbasis di Malaysia, Friendster ingin kembali menjajal peruntungannya dengan menjadi situs jejaring sosial game online. Taglinenya pun berubah menjadi 'Living The Game' dengan tetap mengandalkan logo smiley.

Tercatat ratusan game tersedia gratis di Friendster. Sekitar 40 game memang mewajibkan berbayar untuk penggunanya. Sebuah perubahan yang diharapkan dapat mengembalikan masa keemasan Friendster seperti awal tahun 2000-an. Hmm... Bagaimana dengan Anda, tertarik mencoba Friendster rasa baru?

http://inet.detik.com/

Rabu, 08 Februari 2012

Di Asia, Indonesia Paling Cerewet di Twitter

Headline


INILAH.COM, Jakarta – Indonesia boleh saja menduduki peringkat kelima di dunia dalam hal pengguna Twitter terbanyak di dunia. Namun dalam hal paling cerewet, Indonesia bisa diadu.
Berdasarkan data dari Direktur Eksekutif ICT Watch Donny Budhi Utoyo, pengguna Twitter di Indonesia saat ini diketahui telah mencapai 19,5 juta pengguna. Menariknya, dalam hal paling cerewet, secara global, Indonesia masih kalah dengan Amerika Serikat (AS).
Indonesia menyumbang 24% tweet dunia dan AS unggul dengan 27%. Namun di Asia, Indonesia bisa dikatakan merupakan raja dari Twitter. Sebanyak 54,6% tweet yang terkirim berasal dari Indonesia.
Posisi kedua ditempati Jepang dengan kontribusi 14,6% kemudian Malaysia (8,67%), Korea Selatan (4,43%) dan Thailand (4,01%). [mor]

Video Game, 'Pembunuh' yang Mematikan?

Headline


INILAH.COM, Jakarta - Video game jelas merupakan sarana hiburan yang sangat mengasyikan. Namun di saat yang bersamaan, video game juga bisa menjadi 'pembunuh'. Mengapa?
Dalam kurun waktu beberapa waktu terakhir, sudah terjadi banyak kasus pengguna yang tewas karena bermain game. Mereka tewas karena bermain game melampaui batas kondisi fisik.
Menurut Wikipedia 'kecanduan video game' adalah penggunaan yang berlebihan dari game PC maupun konsol di kehidupan sehari-hari. Contoh dari kecanduan game yakni seperti menguncilkan diri dari keluarga dan teman selama berhari-hari hanya untuk bermain game.
Sampai saat ini pun belum ada diagnosa secara medis mengenai kecanduan game. Sementara pengajuan bahwa kecanduan game adalah bentuk terbaru dari Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) telah diajukan.
Salah satu kasus terbaru penggunaan game berlebih yang menewaskan penggunanya terjadi di Taiwan. Seorang pria meninggal dunia karena terlalu lama bermain game. Parahnya lagi, warnet tempatnya bermain tak sadar kalau ia meninggal setelah 13 jam berlalu.
Chen Jung-yi, nama pemuda tersebut tewas setelah bermain game World of Warcraft selama 23 jam. Orang-orang di warnet tersebut pun baru sadar kalau Jung-Yi tewas setelah 10 jam kemudian, tepatnya ketika sang penjaga warnet memberi tahu kalau waktunya sudah habis.
Sang penjaga warnet mengatakan bahwa ia melihat bahwa wajah Jung-yi menghitam dan terduduk kaku. Di fotonya pun terlihat kalau posisi Jung-Yi ketika tewas masih seperti ia ketika bermain game, sambil memegang keyboard.
Kasus tewas saat bermain game bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, sudah ada beberapa kasus terjadi; yang rata-rata disebabkan karena terlalu lama bermain game, sehingga kondisi fisik merosot tajam.
Lalu contoh berikut adalah pemuda Inggris yang tewas, dengan penyebab yang sama, terlalu lama bermain game. Chris Staniforth, usia 20 tahun, adalah seorang pemuda yang seperti pria lain seusianya, senang main video game. Tapi ia lupa waktu. Ia memainkan Xbox 360 kesayangannya sampai lebih dari 12 jam, tanpa rehat, bangun atau menggerakkan badannya sama sekali.
Akibatnya ia terkena kejang-kejang dan mati. Kematian Staniforth didiagnosis karena thrombosis vena dalam. Darah Staniforth yang seharusnya mengalir menjadi macet karena mengalami pembekuan. Darah beku pada vena kaki sebenarnya tidak berbahaya.
Yang bahaya adalah jika darah beku itu bergerak ke arah muara melalui jantung, dan menyangkut di paru-paru. Ayah Staniforth mengatakan 'Anak-anak sangat suka main game ini dalam waktu yang sangat lama, tapi mereka tidak menyadari bahwa hal tersebut bisa membunuh,'
Sama halnya seperti yang terjadi di Indonesia, akhir tahun lalu. Dede Hendri (20), seorang pemuda yang hobi bermain game online ditemukan tewas di warnet Zi-Net di Jalan Cipinang Kebembem I/25 RT 11/13, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur.
Dia meninggal setelah bermain game semalam suntuk pada Minggu (4/12/2011) pagi. Warga Jalan Pisangan Lama III Rt. 03/08, Pisangan Timur, Jakarta Timur itu ditemukan telah tewas oleh Akmal Usman (31) penjaga warnet tersebut.
Seperti dilansir Bidhumas Polda Metro Jaya, Akmal menerangkan bahwa korban sejak Sabtu (3/12/2011) malam sekira pukul 21.00 WIB sudah berada di warnet main game online. Hingga Minggu pagi sekira pukul 03.00 WIB korban masih terlihat bermain dan mengobrol dengan saksi.
Pada pukul 04.00 WIB korban minta ijin kepada Akmal untuk tidur di warnet. Namun setelah pukul 08:15 WIB, karena sudah siang, Akmal bermaksud akan membangunkan korban. Saat dibangunkan, korban sudah tidak bergerak meninggal dunia. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Pulogadung.
Jantung adalah salah satu faktor pemicu kematian para gamer yang main berlebih. Pada 2005, Lee Seung Seop Tewas oleh game Starcraft. Starcraft merupakan permainan yang bisa membuat kecanduan. Pihak berwenang mengatakan bahwa hal itu karena 'gagal jantung yang berasal dari kelelahan.'
Nah, sudah banyak kasus yang bisa dijadikan pelajaran. Apakah harus ada lagi kasus terulang karena bermain game berlebih? [mdr]

Tidak Akan Ada Tombol Menu Start Pada Windows 8




Jika anda suatu saat menggunakan Windows 8 dari Microsoft, maka jangan heran kalau anda tidak dapat menemukan menu “Strart” di komputer anda. Karena menurut rumor yang beredar dari sebuah bocoran gambar, Windows 8 tidak memiliki tombol menu Start  yang biasanya terdapat di sisi kiri bawah dari layar.
Dikutip dari GSMArena, Hilangnya tombol Start pada Windows 8 bukan berarti ikut menghilangkan fungsinya, pemakai Windows 8 bisa menemukannya jika meletakkan kursor mouse di bagian tempat tombol Start berada. Menu Start kemudian secara otomatis akan terlihat ketika gerakan tersebut dilakukan.
Belum diketahui pasti apakah fungsi tombol Start virtual di Windows 8 tersebut akan sama dengan yang ada pada Windows versi sebelumnya. Belum ada kabar lebih lanjut mengenai perubahan yang terjadi pada windows 8 ini. Taskbar masih tetap berfungsi sebagaimana pada versi Windows 7, begitu juga dengan fungsi superbar.

'5 Tahun Lagi, Ponsel Dioperasikan dengan Pikiran'



Jakarta - Raksasa teknologi IBM memprediksi, lima tahun lagi kita bisa mengoperasikan berbagai gadget seperti smartphone dan laptop dengan pikiran. Cukup memikirkan apa yang akan kita lakukan, maka smartphone dan laptop akan mengikuti perintah. 

Para ilmuwan memang tengah berlomba menyempurnakan teknologi pembaca pikiran, termasuk IBM yang ingin membuatnya lebih mudah digunakan. Sebagai contoh, IBM ingin agar nantinya pengguna ponsel cukup memikirkan menelepon seseorang ketimbang harus menekan sederet nomor untuk melakukan panggilan.

Memang terdengar mengawang-awang, namun seperti dikutip detikINET dari The Los Angeles Times, Rabu (21/12/2011), IBM meyakinkan bahwa teknologi semacam ini akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. 

"Anda hanya harus memikirkan menelepon seseorang dan itu akan terjadi. Atau Anda bisa mengontrol kursor di layar komputer hanya dengan memikirkan ke arah mana kursor itu akan dipindahkan," tulis laporan tersebut.

Para ilmuwan di IBM dan perusahaan teknologi lain saat ini tengah giat merancang headset dengan sensor canggih yang bisa mengenali aktvitas elektrik yang dihasilkan otak. Alat ini pun bisa mengenali ekspresi wajah, tingkat konsentrasi dan pikiran seseorang. 

"Dalam lima tahun lagi kita akan mulai melihat berbagai aplikasi pemula yang memanfaatkan teknologi ini, mulai dari gaming hingga industri hiburan," yakin IBM. 

Disebutkan IBM, dunia medis pun bisa menuai manfaat dari teknologi pembaca pikiran untuk menguji pola otak. Cara ini sangat membantu dalam merawat penderita stroke, cacat otak dan autisme.


http://www.detikinet.com/

Google Ciptakan Kacamata 'Terminator'?


California, AS - Sepasang kacamata bergaya futuristik akan mengantarkan penggunanya ke 'dunia Terminator'. Kabarnya, kacamata yang dikembangkan oleh Google ini akan segera dirilis.

Mengutip narasumber internal Google yang menolak disebutkan namanya, 9to5google, Selasa (7/2/2012) melansir, ide membuat kacamata ini adalah untuk 'menenggelamkan' pengguna ke dunia augmented realityyang sebenarnya. 

Augmented reality sendiri adalah teknologi yang menggabungkan benda maya tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi yang elemennya ditambahkan dari input sensor komputer seperti suara, video, grafis maupun data GPS. 

Kacamata ini dilengkapi kamera terintegrasi yang memiliki flash. Terdapat pula display LCD di salah satu lensa kacamata yang menampilkan interface seperti pada layar komputer. Beberapa tombol kecil berderet pada tangkai kacamata.

Namun seperti dilaporkan New York Times, kacamata ini diciptakan bukan sebagai aksesoris Android. Kacamata ini berkomunikasi secara langsung dengan cloud melalui Internet Protocol (IP). 

Belum ada penjelasan lebih detail mengenai fungsi kacamata tersebut. Namun digambarkan 9to5google, dengan kacamata ini pengguna akan serasa seperti dalam adegan film fiksi Terminator.

Mereka akan melihat berbagai informasi sebuah objek yang dilihatnya tampil pada display. Informasi ini muncul berdasarkan preferensi, lokasi dan informasi yang disediakan Google.

http://www.detikinet.com/

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes